2.1 Pengertian Memandikan
Ibu
Tindakan
memandikan Ibu adalah suatu tindakan membersihkan seluruh bagian tubuh Ibu
dengan posisi berbaring ataupun duduk dengan menggunakan air bersih, sabun, dan
atau larutan antiseptik.
2.2
Tujuan Memandikan Ibu
1. Membersihkan tubuh dari kotoran dan menghilangkan bau badan.
1. Membersihkan tubuh dari kotoran dan menghilangkan bau badan.
2. Memberikan
kesegaran fisik dan psikis serta rasa nyaman.
3. Merangsang
peredaran darah, syaraf dan merelaksasikan otot.
4. Memelihara
integritas kulit dan mencegah infeksi kulit.
5. Memotivasi pasien
dalam memenuhi kebutuhan perawatan dan kebersihan
dirinya.
2.3 Indikasi
PadaIbu yang tidakdapatmandisecaramandiri.
2.4 Prosedur Kerja
2.4.1 Persiapan pasien (Ibu)
1. Menjelaskan maksud dan tujuan tindakan.
2. Menjelaskan prosedur tindakan.
3. Sebelum melakukan tindakan memandikan ,tawarkan pasien
untuk BAB(buang air besar) atau BAK (buang air kecil) terlebih dahulu.
4. Ember tertutup/tempat pakaian kotor.
5. Handschoen disposible.
6. Menjaga privasi pasien.
7. Bantal dan guling yang tidak dibutuhkan letakan
dikursi.
8. Mencuci tangan
9. Berdiri di sebelah kanan pasien atau sesuai
kebuthan.
10. Melakukan pengkajian.
2.4.2 Persiapan alat
1. Satu waskom mandi berisi air hangat 2/3 bagian dengan
suhu kurang lebih 42-43 derajat celcius.
2. Handuk mandi bersih satu / dua buah.
3. Waslap bersih dua buah.
4. Sabun mandi dalam tempatnya.
5. Pakaian bersih satu stel.
6. Talk dan / kamper spiritus
2.4.3 Cara
Kerja
1.
Pakaian bagian atas dibuka dan bagian tubuh yang terbuka ditutup dengan selimut
atau kain penutup.
2. Pakaian
yang kotor dimasukkan ke dalam ember yang bertutup/tempat pakaian kotor.
3. Membersihkan wajah:
-Handuk dibentangkan
di atas bantal di bawah kepala pasien.
- Dengan
waslap lembab membersihkan mata mulai dari sudut mata dekat hidung ke arah
keluar sampai bersih.
- Dengan
waslap lembab tanpa sabun membersihkan wajah pasien.
- Menawarkan
penggunaan sabun untuk daerah wajah.
- Membersihkan wajah, telinga, leher dengan menggunakan
waslap lembab yang diberi sabun dan dibilas sampai bersih.
- Mengeringkan
dengan handuk.
- Mengangkat
handuk pindahkan ke bawah lengan.
4. Membersihkan
daerah ekstremitas lengan:
- Lengan
sebelah kiri diangkat, kemudian bentangkan handuk secara
memanjang sehingga
seluruh lengan dapat diletakkan di atas handuk.
- Membasahi lengan pasien dengan was lap sabun dari
arah proximal ke distal dengan satu arah, kemudian dibilas dengan waslap basah
sampai bersih. Mulai dari lengan yang lebih jauh dari perawat.
- Mengeringkan lengan dengan handuk sampai kering.
- Membersihkan lengan yang lebih dekat dengan perawat
sama dengan
membersihkan lengan sebelumnya.
5.
Membersihkan daerah
ekstremitas lengan:
-
Kedua lengan diangkat
ke atas dan diletakkan di samping kepala pasien.
-
Selimut mandi atau
kain penutup diturunkan dan dilipat sampai daerah os. pubis.
-
Handuk dibentangkan
pada bagian sisi pasien.
-
Membersihkan daerah
dada, ketiak dan perut dengan waslap bersabun dengan cara memutar.
-
Membersihkan dengan
waslap lembab sampai bersih.
-
Mengeringkan dengan
handuk sampai kering.
-
Memberi bedak / talk
tipis pada daerah dada, ketiak dan perut.
-
Menutup tubuh pasien
bagian depan dengan selimut atau kain penutup yang bersih.
6.
Membersihkan daerah
punggung:
-
Pasien dimiringkan ke
kiri atau kanan sesuai kebutuhan pasien.
-
Membentangkan handuk
di sisi bawah pasien sampai ke bokong.
-
Membersihkan dengan
waslap bersabun mulai dari tengkuk, bahu, punggung sampai bokong dengan cara
memutar.
-
Membersihkan dengan
waslap lembab sampai bersih.
-
Mengeringkan dengan
handuk sampai kering.
-
Menggosok sambil
message dengan zalf/kamper spiritus sampai kering kemudian diberi bedak tipis.
Pasien dimiringkan ke kanan, handuk dibentangkan di bawah punggung kemudian
punggung kiri dibersihkan seperti punggung kanan.
-
Posisi Ibu kembali
ditelentangkan.
-
Mengenakan pakaian
bagian atas.
-
Mengganti air dengan
air bersih dan hangat.
-
Washlap dicuci bersih.
7.
Membersihkan daerah
extremitas bawah:
-
Menanggalkan pakaian
bagian bawah kemudian memasukkan ke dalam ember bertutup/tempat pakaian kotor.
-
Membentangkan handuk
sepanjang extremitas bawah sebelah kiri, extremitas kanan ditutup dengan
selimut atau kain penutup.
-
Lutut ditekuk
kemudian membersihkan dengan waslap bersabun mulai dari arah proximal ke distal
satu arah.
-
Membersihkan dengan
waslap lembab sampai bersih.
-
Mengeringkan dengan
handuk sampai kering.
-
Membersihkan
extremitas bawah sebelah kanan sama dengan membersihkan extremitas
sebelah kiri pasien.
8.
Membersihkan daerah
lipatan paha dan genitalia:
- Menutup daerah genitalia dengan kain penutup atau
selimut.
- Selimut atau kain penutup diangkat dan dilipat
kemudian diletakkan pada kursi.
- Melepaskan pakaian bagian bawah.
- Mengangkat bokong.Membentangkan handuk di bawah bokong
pasien.
- Membersihkan daerah lipatan paha dengan waslap
bersabun, lalu membersihkan dengan waslap lembab sampai bersih.
- Mengeringkan dengan handuk sampai kering.
- Membersihkan daerah genitalia dengan waslap bersabun.
Pada wanita khusnya Ibu mulai dari depan ke dalam.
Membuka bibir kemaluannya dengan hati-hati dan dibersihkan.
- Membersihkan dengan waslap lembab sampai bersih.
- Mengeringkan dengan handuk sampai kering.
- Daerah lipatan paha diberi bedak/talk tipis.
9. Membersihkan
daerah anus:
- Memiringkan pasien ke sisi
sebelah kiri.
- Membuka lipatan bokong dan
membersihkan anus dengan waslap bersabun.
- Membersihkan dengan waslap
lembab sampai bersih.
- Mengeringkan dengan handuk
sampai kering.
- Posisi pasien kembali
terlentang.
10. Mengenakan pakaian bagian bawah.
11. Merapikan pasien dan kalau perlu memasang selimut
kembali.
12.
Merapikan tempat tidur dan mengganti sarung bantal pasien bila
diperlukan.
13.
Membuka pintu dan jendela serta gordyn dan atau sampiran.
14.
Pakaian dan alat tenun kotor serta peralatan mandi yang dipakai
dibereskan.
15.
Petugas mencuci tangan.
16.Membuat catatan keperawatan yang mencakup:
- Tindakan dan hasil respon pasien.
- Kondisi kesehatan pasien.
- Tanda-tanda vital sebelum dan sesudah memandikan.
- Tingkat mobilisasi.
2.4.4Hal yang perlu diperhatikan.
1.
Jika kondisi memungkinkan, libatkan pasien untuk melakukan tindakan.
2. Dalam melakukan tindakan,perawat harus
memperhatikan keamanan dirinya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar