2.1 Pengertian Bayi
Bayi adalah masa
tahapan pertama kehidupan seorang manusia setelah terlahir dari rahim seorang
ibu. Pada masa ini, perkembangan otak dan fisik bayi selalu menjadi perhatian
utama, terutama pada bayi yang terlahir prematur maupun bayi yang terlahir
cukup bulan namun memiliki berat badan rendah. Baik ibu maupun bapak dan
orang-orang terdekat si bayi juga harus selalu mengawasi serta memberikan
perawatan yang terbaik bagi bayi sampai bayi berumur 1 tahun.
Menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia (KBBI) bayi adalah anak yang belum lahir. Menurut Sheila Kitzinger bayi adalah
pribadi yang unik, yang akan mengundang rasa ingin tahu anda. Menurut Husaini
bayi adalah anak berusia 0 - 12 bulan. Menurut Penny Simkin, Janet Whalley, Ann
Kepler bayi merupakan individu yang mempunyai temperamen dan kepribadian unik.
Menurut Widya Ayu Puspita, bayi merupakan suatu tahap perkembangan manusia
setelah dilahirkan. Menurut Aslis Wirda Hayati bayi merupakan makhluk yang
sangat peka dan halus. Menurut Sara Lewis bayi merupakan individu dengan pola
pertumbuhan dan perkembangan yang unik. Menurut Dini Kasdu bayi adalah anak berumur
0 – 1 tahun. Sedangkan menurut Dalai Lama, bayi adalah makhluk yang hadir ke
dunia dengan sebuah mekanisme bawaan untuk menyenangkan orang lain, dan hanya
meminta balasan berupa kondisi lingkungan yang tepat, yang memungkinkan
bertumbuhkembangnya "benih sifat pengasih" yang secara alami telah
ada dalam dirinya
2.2. Pengertian Memandikan Bayi
Memandikan bayi adalah suatu cara
membersihkan tubuh bayi dengan air dengan cara menyiram, merendam diri dalam
air berdasarkan urut-urutan yang sesuai.
2.3. Tujuan Memandikan Bayi
Memandikan bayi memiliki tujuan, diantaranya adalah :
1. Memberi rasa nyaman pada bayi
2. Membuat bayi tetap wangi dan bersih
3. Mengurangi risiko terjadinya infeksi
4. Mandi sebelum tidur akan membantu
relaksasi
5. Merupakan bentuk perhatian ibu untuk
menunjukkan rasa sayangnya.
2.4. Hal-hal yang Perlu Diperhatikan
Sebelum Memandikan Bayi
Sebelum memandikan bayi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu
:
1. Jangan memaksa bayi untuk mandi.
2. Hindari mandi tepat sebelum atau
sesudah makan.
3. Jangan meninggalkan bayi sendirian
ketika mandi.
4. Waktu yang tepat untuk memandikan bayi
adalah sebagai berikut :
Sebaiknya memandikan bayi ditunda
sedikitnya dalam 6 jam setelah kelahiran bayi. Memandikan bayi dalam
beberapa jam pertama kehidupan dapat mengarah pada kondisi hipotermi dan sangat
membahayakan keselamatan bayi.
Dalam minggu minggu pertama bayi cukup
mandi satu kali sehari dipagi hari. Jika perlu sore hari cukup dibersihkan
dari kulit yang basah atau keringat.
Jadwal mandi bayi tidak sebanyak orang
dewasa. Jika telah dilakukan pembersihan yang baik di tempat-tempat
tertentu saat mengganti popok atau menyusui, sebenarnya bayi tidak perlu
dimandikan setiap hari. Ibu hanya perlu selalu membersihkan wajah, leher,
dan bokong dengan handuk atau busa basah.Jika memungkinkan, Anda bisa
memandikan bayi setiap hari, terutama jika cuaca panas. Tidak ada waktu
yang tepat kapan bayi harus dimandikan. Namun, memandikan bayi sebelum
tidur dapat membuatnya rileks sehingga memudahkannya tidur. Hindari
memandikan bayi sebelum atau sesudah makan karena perut yang tertekan akan
membuatnya mumtah. Sebenarnya hanya dua hal yang perlu diperhatiakan saat
merencanakan kapan waktu memandikan bayi, yaitu sebelum menyusui biasanya lebih
baik dari sesudah menyusui. Mandi diikuti menyusui bisa membuat bayi tidur
nyenyak.
2.5. Peralatan yang Diperlukan Saat
Memandikana Bayi
Berikut ini daftar keperluan untuk memandikan bayi, yaitu :
1. Meja mandi khusus jika ada
2. Handuk mandi
3. Popok atau handuk bersih untuk alas
mandi
4. Waslap dua buah
5. Kapas lembab di tempatnya
6. Kapas kering di tempatnya
7. Kapas pembersih bertangkai (Cotten
bud)
8. Baby oil
9. Tempat pakaian kotor
10. Perlengkapan pakaian bayi
11. Dua waskom berisi air
12. Bak mandi bayi
2.6. Persiapan Sebelum Memandikan Bayi
Sebelum meamndikan bayi, ada beberapa
hal yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Bila perlu, persiapkan air hangat dengan
suhu sekitar 40 hingga 48 derajat celcius. Pada suhu hangat, kulit mati
dan kotoran dapat terangkat dari kulit bayi dengan lebih mudah.
2. Isi bak atau bath tub bayi dengan air
hangat lalu coba uji dengan siku. Air seharusnya terasa hangat nyaman dan
bukanlah panas.
3. Pastikan semua yang akan dipergunakan
sudah berada di dekat bath tub atau bak bayi. Misal, sabun bayi, bola kapas dan
popok kering. Berikutnya, juga persiapkan handuk mandi dan handuk seka untuk
bayi. Setelah semuanya siap, bayi dapat masuk ke kamar mandi.
4. Jika Anda melupakan beberapa barang,
angkat dan pastikan bayi selalu dalam gendongan Anda. Ini akan sulit
ketika bayi basah dan sedikit licin (karena sisa sabun). Namun yang terpenting,
jangan pernah tinggalkan bayi sendirian di air.
5. Jangan angkat telepon dan abaikan
sementara bel pintu rumah ketika sedang memandikan bayi. Ini dapat
memecah fokus dan membahayakan bayi. Jika memang mendesak, angkat dan gendong
bayi selalu bersama Anda.
6. Jika pasangan atau rekan terbiasa kerap
menelpon, beri tahu mereka jam-jam dimana Anda biasa memandikan bayi.
2.7. Langkah-langkah Memandikan Bayi
Langkah-langkah atau prosedur
memandikan bayi adalah sebagai berikut :
1. Menutup pintu dan jendela ruangan
serta membuka pakaian bayi.
2. Bayi di angkat ke meja mandi, di
letakkan pada posisi yang aman (jangan risiko jatuh), dan gunakan selimut
mandi.
3. Mata bayi dibersihkan menggunakan
kapas lembab dengan cara menghapus dari bagian dalam ke arah luar. Setiap
mengusap kapas harus diganti.
4. Telinga bersihkan dengan kapas
pembersih, setiap usapan kapas harus diganti
5. Muka dilap dengan waslap, setelah itu
keringkan dengan handuk.
6. Boleh menggunakan sabun tetapi hati-hati
karena sabun dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit bayi.
7. Kemudian kepala bayi ditaruh di atas
tangan kiri, lalu disabun kemudian bersihkan dengan waslap sampai bersih.
8. Membuka pakaian bayi kemudian tangan,
badan, dan kaki disabun menggunakan waslap basah.
9. Punggung disabun dengan cara bayi
ditelungkupkan atau miring dengan dada dan leher berada di atas lengan kiri
serta tangan memegang lengan kanan bayi. Lalu punggung di seka dengan waslap
basah sampai bersih, lihat daerah-daerah lipatan jangan ada yang tersisa.
10. Bokong, perinium, genetalia
dibersihkan paling akhir untuk mencegah kontaminasi karena daerah ini paling
kotor.
11. Bayi masukkan ke dalam bak mandi bayi
dengan cara memegang kepala dan bahu kiri bayi dengan tangan memegang lengan
kiri bayi dan tangan kanan mengangkat bokong, kepala berada di atas air.
12. Kepala, badan dan anggota tubuh
lainnya dibersihkan dengan waslap yang satunya (yang belum kena sabun) dengan
menggunakan tangan kanan.
13. Angkat bayi seperti pada waktu
memasukkan bayi ke dalam bak mandi.
14. Setelah itu keringkan dengan handuk,
beri minyak telon, baby oil.
15. Merawat tali pusat.
16. Memasang pakaian bayi.
2.8. Cara Merawat Tali Pusat
Cara merawat tali pusat adalah sebagai
berikut :
1. Cuci tangan dengan air bersih dan
sabun.
2. Cuci tali pusat dengan air bersih dan
sabun, bilas dan keringkan betul-betul.
3. Mempertahankan sisa tali pusat dalam
keadaan terbuka agar tekena udara dan tutupi dengan kassa secara longgar.
4. Melipat popok di bawah sisa tali
pusat.
5. Jika tali pusat terkena kotoran atau
tinja, cuci tangan dengan sabun dan air bersih, dan keringkan betul-betul.
6. Cuci tangan kembali setelah
membersihkan tali pusat.
2.9. Cara Mandi Berendam pada Bayi
Mandi berendam mulai boleh dilakukan
pada bayi yang tali pusatnya sudah sembuh benar, tapi tidak semua bayi senang
mandi berendam, beberapa bayi tanpak ketakuatan saat tubuhnya di masukkan ke
air. Maka dari itu coba tenangkan mengajaknya berbicara atau mendengarkan lagu.
2.10. Mengganti Popok pada Bayi
Pada bulan pertama kelahiran bayi,
penggantian popok akan sering dilakukan hingga terkadang 1 jam sekali.
Meskipuun merepotkan penggantian popok sesering mungkin akan berguna untuk
menghindari gatal-gatal dan merah pada kulit bayi yang masih peka. Sedikitnya
penggantian popok bayi dilakukan setiap kali habis buang air.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar