Rabu, 23 April 2014

memandikan bayi



2.1     Pengertian Bayi
Bayi adalah masa tahapan pertama kehidupan seorang manusia setelah terlahir dari rahim seorang ibu. Pada masa ini, perkembangan otak dan fisik bayi selalu menjadi perhatian utama, terutama pada bayi yang terlahir prematur maupun bayi yang terlahir cukup bulan namun memiliki berat badan rendah. Baik ibu maupun bapak dan orang-orang terdekat si bayi juga harus selalu mengawasi serta memberikan perawatan yang terbaik bagi bayi sampai bayi berumur 1 tahun.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bayi adalah anak yang belum lahir. Menurut Sheila Kitzinger bayi adalah pribadi yang unik, yang akan mengundang rasa ingin tahu anda. Menurut Husaini bayi adalah anak berusia 0 - 12 bulan. Menurut Penny Simkin, Janet Whalley, Ann Kepler bayi merupakan individu yang mempunyai temperamen dan kepribadian unik. Menurut Widya Ayu Puspita, bayi merupakan suatu tahap perkembangan manusia setelah dilahirkan. Menurut Aslis Wirda Hayati bayi merupakan makhluk yang sangat peka dan halus. Menurut Sara Lewis bayi merupakan individu dengan pola pertumbuhan dan perkembangan yang unik. Menurut Dini Kasdu bayi adalah anak berumur 0 – 1 tahun. Sedangkan menurut Dalai Lama, bayi adalah makhluk yang hadir ke dunia dengan sebuah mekanisme bawaan untuk menyenangkan orang lain, dan hanya meminta balasan berupa kondisi lingkungan yang tepat, yang memungkinkan bertumbuhkembangnya "benih sifat pengasih" yang secara alami telah ada dalam dirinya

2.2.     Pengertian Memandikan Bayi
Memandikan bayi adalah suatu cara membersihkan tubuh bayi dengan air dengan cara menyiram, merendam diri dalam air berdasarkan urut-urutan yang sesuai.

2.3.     Tujuan Memandikan Bayi
Memandikan bayi memiliki tujuan, diantaranya adalah :
1.      Memberi rasa nyaman pada bayi
2.      Membuat bayi tetap wangi dan bersih
3.      Mengurangi risiko terjadinya infeksi
4.      Mandi sebelum tidur akan membantu relaksasi
5.      Merupakan bentuk perhatian ibu untuk menunjukkan rasa sayangnya.

2.4.     Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memandikan Bayi
Sebelum memandikan bayi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu :
1.      Jangan memaksa bayi untuk mandi.
2.      Hindari mandi tepat sebelum atau sesudah makan.
3.      Jangan meninggalkan bayi sendirian ketika mandi.
4.      Waktu yang tepat untuk memandikan bayi adalah sebagai berikut :
Sebaiknya memandikan bayi ditunda sedikitnya dalam 6 jam setelah kelahiran bayi. Memandikan bayi dalam beberapa jam pertama kehidupan dapat mengarah pada kondisi hipotermi dan sangat membahayakan keselamatan bayi.
Dalam minggu minggu pertama bayi cukup mandi satu kali sehari dipagi hari. Jika perlu sore hari cukup dibersihkan dari kulit yang basah atau keringat.
Jadwal mandi bayi tidak sebanyak orang dewasa. Jika telah dilakukan pembersihan yang baik di tempat-tempat tertentu saat mengganti popok atau menyusui, sebenarnya bayi tidak perlu dimandikan setiap hari. Ibu hanya perlu selalu membersihkan wajah, leher, dan bokong dengan handuk atau busa basah.Jika memungkinkan, Anda bisa memandikan bayi setiap hari, terutama jika cuaca panas. Tidak ada waktu yang tepat kapan bayi harus dimandikan. Namun, memandikan bayi sebelum tidur dapat membuatnya rileks sehingga memudahkannya tidur. Hindari memandikan bayi sebelum atau sesudah makan karena perut yang tertekan akan membuatnya mumtah. Sebenarnya hanya dua hal yang perlu diperhatiakan saat merencanakan kapan waktu memandikan bayi, yaitu sebelum menyusui biasanya lebih baik dari sesudah menyusui. Mandi diikuti menyusui bisa membuat bayi tidur nyenyak.

2.5.     Peralatan yang Diperlukan Saat Memandikana Bayi
Berikut ini daftar keperluan untuk memandikan bayi, yaitu :
1.      Meja mandi khusus jika ada
2.      Handuk mandi
3.      Popok atau handuk bersih untuk alas mandi
4.      Waslap dua buah
5.      Kapas lembab di tempatnya
6.      Kapas kering di tempatnya
7.      Kapas pembersih bertangkai (Cotten bud)
8.      Baby oil
9.      Tempat pakaian kotor
10.  Perlengkapan pakaian bayi
11.  Dua waskom berisi air
12.  Bak mandi bayi

2.6.     Persiapan Sebelum Memandikan Bayi
Sebelum meamndikan bayi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah sebagai berikut :
1.      Bila perlu, persiapkan air hangat dengan suhu sekitar  40 hingga 48 derajat celcius. Pada suhu hangat, kulit mati dan kotoran dapat terangkat dari kulit bayi dengan lebih mudah.
2.       Isi bak atau bath tub bayi dengan air hangat lalu coba uji dengan siku. Air seharusnya terasa hangat nyaman dan bukanlah panas.
3.      Pastikan semua yang akan dipergunakan sudah berada di dekat bath tub atau bak bayi. Misal, sabun bayi, bola kapas dan popok kering. Berikutnya, juga persiapkan handuk mandi dan handuk seka untuk bayi. Setelah semuanya siap, bayi dapat masuk ke kamar mandi.
4.      Jika Anda melupakan beberapa barang, angkat dan pastikan bayi selalu dalam gendongan Anda.  Ini akan sulit ketika bayi basah dan sedikit licin (karena sisa sabun). Namun yang terpenting, jangan pernah tinggalkan bayi sendirian di air.
5.      Jangan angkat telepon dan abaikan sementara bel pintu rumah ketika sedang memandikan bayi.  Ini dapat memecah fokus dan membahayakan bayi. Jika memang mendesak, angkat dan gendong bayi selalu bersama Anda.
6.      Jika pasangan atau rekan terbiasa kerap menelpon, beri tahu mereka jam-jam dimana Anda biasa memandikan bayi.





2.7.     Langkah-langkah Memandikan Bayi
Langkah-langkah atau prosedur memandikan bayi adalah sebagai berikut :
1.      Menutup pintu dan jendela ruangan serta membuka pakaian bayi.
2.      Bayi di angkat ke meja mandi, di letakkan pada posisi yang aman (jangan risiko jatuh), dan gunakan selimut mandi.
3.      Mata bayi dibersihkan menggunakan kapas lembab dengan cara menghapus dari bagian dalam ke arah luar. Setiap mengusap kapas harus diganti.
4.      Telinga bersihkan dengan kapas pembersih, setiap usapan kapas harus diganti
5.      Muka dilap dengan waslap, setelah itu keringkan dengan handuk.
6.      Boleh menggunakan sabun tetapi hati-hati karena sabun dapat menyebabkan iritasi pada mata dan kulit bayi.
7.      Kemudian kepala bayi ditaruh di atas tangan kiri, lalu disabun kemudian bersihkan dengan waslap sampai bersih.
8.      Membuka pakaian bayi kemudian tangan, badan, dan kaki disabun menggunakan waslap basah.
9.      Punggung disabun dengan cara bayi ditelungkupkan atau miring dengan dada dan leher berada di atas lengan kiri serta tangan memegang lengan kanan bayi. Lalu punggung di seka dengan waslap basah sampai bersih, lihat daerah-daerah lipatan jangan ada yang tersisa.
10.  Bokong, perinium, genetalia dibersihkan paling akhir untuk mencegah kontaminasi karena daerah ini paling kotor.
11.  Bayi masukkan ke dalam bak mandi bayi dengan cara memegang kepala dan bahu kiri bayi dengan tangan memegang lengan kiri bayi dan tangan kanan mengangkat bokong, kepala berada di atas air.
12.  Kepala, badan dan anggota tubuh lainnya dibersihkan dengan waslap yang satunya (yang belum kena sabun) dengan menggunakan tangan kanan.
13.  Angkat bayi seperti pada waktu memasukkan bayi ke dalam bak mandi.
14.  Setelah itu keringkan dengan handuk, beri minyak telon, baby oil.
15.  Merawat tali pusat.
16.  Memasang pakaian bayi.

2.8.      Cara Merawat Tali Pusat
Cara merawat tali pusat adalah sebagai berikut :
1.      Cuci tangan dengan air bersih dan sabun.
2.      Cuci tali pusat dengan air bersih dan sabun, bilas dan keringkan betul-betul.
3.      Mempertahankan sisa tali pusat dalam keadaan terbuka agar tekena udara dan tutupi dengan kassa secara longgar.
4.      Melipat popok di bawah sisa tali pusat.
5.      Jika tali pusat terkena kotoran atau tinja, cuci tangan dengan sabun dan air bersih, dan keringkan betul-betul.
6.      Cuci tangan kembali setelah membersihkan tali pusat.

2.9.      Cara Mandi Berendam pada Bayi
Mandi berendam mulai boleh dilakukan pada bayi yang tali pusatnya sudah sembuh benar, tapi tidak semua bayi senang mandi berendam, beberapa bayi tanpak ketakuatan saat tubuhnya di masukkan ke air. Maka dari itu coba tenangkan mengajaknya berbicara atau mendengarkan lagu.

2.10.  Mengganti Popok pada Bayi
Pada bulan pertama kelahiran bayi, penggantian popok akan sering dilakukan hingga terkadang 1 jam sekali. Meskipuun merepotkan penggantian popok sesering mungkin akan berguna untuk menghindari gatal-gatal dan merah pada kulit bayi yang masih peka. Sedikitnya penggantian popok bayi dilakukan setiap kali habis buang air.

     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar